Saturday, January 26, 2013

Penjelasan Tentang Teori Evolusi : Sebuah Bantahan Tentang Argumen Harun Yahya


Mengutip perkataan dari Harun Yahya yang berisi pembantahan terhadap teori evolusi yang dikemukakan oleh Darwin . Harun Yahya berkata “Bagaimana mungkin molekul-molekul di alam ini secara tiba-tiba membentuk makhluk hidup? Dimulai makhluk hidup bersel satu hingga kemudian bersel banyak dan tersusun begitu sempurnanya sehingga ia bisa survive di alam ini? Dengan begitu kompleksnya susunan makhluk hidup, maka tidak mungkin semuanya terjadi dengan sendirinya. Hal ini dapat disetarakan dengan melempar berbagai logam dari langit kemudian logam-logam tersebut dengan sendirinya membentuk pesawat Boeing 737 ketika sampai di darat.” Namun, argumen tersebut sepertinya terdapat sedikit kekurangan karena menurut teori evolusi, evolusi tersebut tidak bekerja secara total random seperti yang dikatakan oleh argumen Harun Yahya .
Evolusi dibagi menjadi tiga tahap, yaitu perubahan yang dapat juga disebut sebagai mutasi atau sejenisnya, replikasi, dan seleksi. Dari ketiga proses utama tersebut, yang bekerja secara random adalah proses perubahan atau mutasi. Dalam proses ini terjadi perubahan kode genetik secara acak, karena itu peluang terjadinya mutasi adalahtotal random. Proses replikasi adalah proses pembentukan yang bekerja berdasarkan pada kode genetik. Dan proses terakhir, yaitu seleksi alam, adalah proses yang membuktikan bahwa evolusi terjadi secara totol random.
Pada proses seleksi alam, tidak semua makhluk hidup yang mengalami perubahan dapat bertahan hidup dan mempunya keturunan. Sehingga kita dapat memutus peluang terjadinya mutasi dari keturunan makhluk hidup yang tidak dapat bertahan hidup tersebut. Pemutusan peluang terjadinya mutasi pada seleksi alam tersebut yang menyebabkan evolusi tidak terjadi secara total random. Oleh karena itu, dikenal istilah, “Random mutation followed by non-random selection” dalam teori evolusi.
Kita dapat menganalogikan peluang terjadinya evolusi ini dalam peluang munculnya jenis kartu tertentu dalam kartu remi. Untuk pertama, saya analogikan argumen dari Harun Yahya yang menetang teori evolusi Darwinian . Kemudian saya lanjutkan dengan menganalogikan proses terjadinya evolusi menurut Charles Darwin.
A. Analogi terhadap argumen harun yahya
Saya akan menganalogikan proses pemikiran terhadap argumen yang dilontarkan oleh Harun yahya dalam beberapa langkah:
1. Ambil kartu remi tang terdiri dari 13 kart hati, 13 kartu keriting, 13 kartu as dan 13 kartu wajik
2. Peluang terjadinya kartu tersebut memiliki urutan kemunculan : hati, as, keriting, wajik dengan kemunculan setiap jenis kartu juga berurut dengan urutan : as, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, J, Q, K. ( hal ini dianalogikan dengan peluang terjadinya evolusi)
3. Kita dapat menghitung peluang terjadinya kemunculan kartu berurut tersebut 1/ 52!


Dapat kita lihat, peluang terjadinya kartu tersebut sangat kecil. Jika kita menghitung peluang terjadinya evolusi dengan cara seperti itu, maka argumen yang diutarakan oleh Harun Yahya boleh jadi mempunyai kemungkinan benar yang besar.
B. Analogi terhadap teori evolusi
Saya juga akan menganalogikan teori evolusi dengan prinsip random mutation followed by non-random selection dalam beberapa langkah:
1. Tentukan letak seluruh kartu remi, sehingga terdapat 52 wilayah yang akan ditempatkan oleh kartu-kartu yang berbeda
2. Kocok seluruh kartu remi
3. Jajarkan kartu yang telah dikocok ke wilayah yang telah disediakan ( penempatan kartu terjadi secara acak, sehingga tidak berdasarkan pada wilayah yang telah ditentukan)
4. Kartu yang telah menempati tempat yang benar dikeluarkan dari tumpukan kartu
5. Sisa kartu setelah kartu yang menepati tempat yang benar dikeluarkan, dikocok kembali. Begitu terus sampai seluruh kartu menempati tempat yang benar
Agar lebih mudah, saya akan mencontohkan percobaan yang telah saya kerjakan :
1. Setelah letak wilayah setiap kartu remi ditentukan dan kartu remi dikocok lalu dijejerkan, terdapat 8 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga delapan kartu tersebut saya ambil.
2. Sisa kartu yang berjumlah 44 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 5 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
3. Sisa kartu yang berjumlah 39 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 2 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
4. Sisa kartu yang berjumlah 37 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 6 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
5. Sisa kartu yang berjumlah 31 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 5 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
6. Sisa kartu yang berjumlah 26 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 4 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
7. Sisa kartu yang berjumlah 22 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 7 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
8. Sisa kartu yang berjumlah 15 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 3 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
9. Sisa kartu yang berjumlah 12 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 3 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
10. Sisa kartu yang berjumlah 9 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 1 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
11. Sisa kartu yang berjumlah 8 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 2 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
12. Sisa kartu yang berjumlah 6 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 3 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
13. Sisa kartu yang berjumlah 3 kartu saya kocok lalu saya jajarkan, dalam penjajaran kedua ini, terdapat 3 kartu yang menempati tempat yang tepat, sehingga kartu tersebut saya ambil.
14. Sisa kartu yang ada alah 0, sehingga percobaan ini saya hentikan
15. Sehingga kita dapat menghitung terjadinya peluang dalam percobaan saya adalah 1/13

Dalam percobaan ini, jika dianalogikan dalam teori evolusi, dapat dilakukan dengan sangat sedikit. Jadi, teori evolusi ini dapat mungkin terjadi karena kemungkinan terjadinya evolusi tidak seperti yang terdapat dalam argumen Harun Yahya.
Percobaan yang kita lakukan dapat pula menghasilkan kasus kartu yang tidak menempati tempat yang ditentukan sama sekali. Perbedaan signifikan pada analogi argumen Harun Yahya yang membantah evolusi dan teori evolusi sendiri terletak pada kartu yang diambil pada percobaan. Kartu yang tidak diikutsertakan kembali dalam pengocokan ini dapat kita analogikan sebagai seleksi alam. Sehingga, evolusi bukanlah sebuah kejadian yang total random.

Tentang Manusia Pertama : Teori Darwin Atau Nabi Adam


Berbicara mengenai sejarah manusia memang dapat menimbulkan rasa tertarik yang begitu membara. Namun demikian, pembahasan tentang sejarah manusia juga tetap tidak bisa lepas dari perasaan bosan lantaran membingungkan. Ketertarikan mempelajarinya timbul sebagai akibat dari berbagai manfaat yang akan dapat diperoleh. Diantaranya ialah bisa mengkaji kehidupan manusia, mulai dari awal hingga saat ini. Sedangkan kebencian belajar sejarah manusia tidak lain disebabkan oleh banyaknya literatur yang tak jarang memberikan informasi berbeda-beda. Kondisi ini wajar karena fakta-fakta pendukung sulit sekali ditemukan, dan kalau sudah ketemu tidak mudah untuk memahami maksudnya. Alhasil, kemudian banyak ilmuwan yang coba mengeluarkan gagasan tentang awal mula manusia berdasarkan ilmu serta bukti yang telah mereka peroleh. Sehingga wajar ketika saat ini sering muncul perdebatan sengit menyangkut kebenaran informasi sejarah. Salah satu yang paling mencolok adalah antara teori evolusi Darwin dengan Nabi Adam, manakah yang valid dan benar? Nah, melalui tulisan ini, saya akan menganalisis pertanyaan berdasarkan apa yang saya pahami dan mengerti.
Menurut teori Evolusi Darwin disebutkan bahwa nenek moyang manusia adalah monyet. Kita ketahui apa yang diutarakan oleh Darwin adalah sebatas teori, artinya masih bisa salah. Sebagai manusia, logis manakala kita menentang kebenaran teori ini, karena memang bagaimanapun siapa manusia yang mau disetarakan dengan binatang.

Lebih lanjut, teori Darwin juga menjelaskan proses  “terbentuknya manusia”. Yakni sebagai akibat dari evolusi (perubahan bentuk) monyet secara bertahap. Jika demikian adanya, secara logika tentu tidak dapat diterima. Sebab berdasarkan pernyataan itu seharusnyasampai sekarang manusia terus berevolusi. Sedangkan yang terjadi manusia tidak mengalami perubahan lagi.
 Alasan berikutnya yang melandasi sulitnya menerima teori Evolusi Darwin adalah mengapa hanya monyet saja yang berevolusi (menjadi manusia). Bagaimana dengan gajah, semut, jerapah, kelinci, kucing, harimau, dan hewan-hewan lainnya? Apa sekedar lantaran gen monyet dengan manusia nyaris sama? Atau bisa juga monyet memiliki nenek moyang, yaitu kingkong atau gorila yang kemudian dalam pejalanan zaman mengalami kekerdilan lalu jadilah monyet. Lho memang aneh, tapi siapa yang tahu?
Belum lagi kalau suatu ketika ada anak kecil yang mengeluh kepada Sobat, dengan mengatakan begini, ”Eh, Kak! Aku diejek muka monyet sama anak itu...”. terus apakah Sobat bakalan menjawabnya, ”Sabar ya Dek! Itu artinya kamu belum berevolusi. Gak usah menangis, kita semua termasuk teman-teman Adek itu nenek moyangnya juga monyet kog...”

Atau yang lebih lucu lagi (kalau kita membenarkan teori Evolusinya milik Mbah Darwin) berarti monyet adalah seorang pelaut. Ini didasari dari suatu lirik lagu yang berbunyi “Nenek moyangku seorang pelaut”. Unik lantaran ternyata monyet adalah `inspirator` Marcopolo untuk menjelajahi dunia. Sedangkan ironisnya karena monyet disebut seorang. Padahal orang nama lain manusia, so tidak lain manusia m****t dong? Jika sudah seperti ini, bukankah teori Darwin justru terkesan melecehkan manusia secara keseluruhan? Mungkin pertimbangan-pertimbangan serupa itulah yang patut dikaji ulang jika selama ini Sobat sekalian mempercayai kevalidan teori Darwin.

Kemudian bagaimana dengan
 Nabi Adam? Sebagai umat Islam tentu meyakini kebenaran akan hal ini, karena sebagaimana yang terdapat dalam kitab suci Al-Qur`an (yang terjamin kemurniannya dan berlaku hingga akhir zaman). Jadi manusia pertama adalah Nabi Adam, bukan monyet. Dengan kata lain manusia dan monyet itu dua jenis makhluk ciptaan Allah SWT yang berbeda. Manusia ialah manusia (makhluk yang sempurna), sedangkan monyet adalah hewan alias binatang. Selanjutnya, yang perlu diketahui bahwa ini bukan hanya teori (yang berkemungkinan keliru), melainkan suatu pelajaran yang datangnya langsung dari Allah SWT.  Selain itu, kevalidan pernyataan tersebut juga lebih mudah diterima ketimbang teori Evolusi Darwin. Sebab tiada unsur merendahkan martabat manusia semacam menyamakan dengan hewan.

Kesimpulannya, saya meyakini kebenaran manusia pertama tidak lain dan tidak bukan adalah Nabi Adam. Yang tentunya menolak teori Darwin, dengan alasan-alasan yang telah dibahas tadi. Mau dipikir berapa lama dan seberapa jauh pun menurut hemat saya, yang namanya manusia pertama ya harus manusia. Bukankah sebuah keanehan yang ketika kita percaya kalau manusia pertama justru hewan (monyet)? Lalu apa dan siapa hewan yang pertama? Tumbuhankah? Jika begitu, apa dan siapa tumbuhan pertama? Intinya, teori yang dijelaskan oleh Darwin dan kemudian dikenal dengan teori Evolusi Darwin itu menurut saya adalah kesalahan besar. Untuk apa kita mempercayai yang lain, jika Sang Pencipta Alam Semesta ini telah menerangkan?

Saturday, January 12, 2013

Soal dan Jawaban !


Soal dan Jawaban !
1.   Tuliskan unsur  sistem bahasa yang baik ?
      Jawab    :  -   Bermakna dan dapat dipahami.
           -   Bersifat konvensional yang ditentukan pemakainya berdasarkan kesepakatan.
           -   Digunakan secara berulang dan tetap.
           -   Bersifat terbatas, tetapi produktif. Artinya dengan sistem yang sederhana dapat menghasilkan kata, kalimat, wacana yang tidak terbatas.
           -   Bersifat unik, khas, dan tidak sama dengan lainnya.
           -   Dibangun berdasarkan kaidah yang bersifat universal.
2.   Sebutkan fungsi bahasa ?
Jawab    :  a.  Sebagai sarana komunikasi
                 b.  Sebagai sarana integrasi dan adaptasi
                 c.  Sebagai kontrol sosial
                 d. Sebagai sarana memahami diri
                 e.  Sebagai sarana ekspresi diri
                 f.  Sebagai sarana memahami orang lain
                 g.  Sebagai sarana mengamati lingkungan sekitar
                 h.  Sebagai sarana berfikir logis
                 i.   Membangun kecerdasan
                 j.   Mengembangkan kecerdasan ganda
                 k.  Membangun karakter
                 l.   Mengembangkan profensi
                 m. Sarana menciptakan kreatifitas baru
3.   Tuliskan 7 macam kecerdasan menurut Howard Gardner ?
      Jawab    :  1.  Kecerdasan linguistik yaitu kecerdasan menggunakan bahasa.
                       2.  Kecerdasan logismatematis terkait dengan angka dan logika.
                       3.  Kecerdasan spasial terkait dengan tata ruang.
                       4.  Kecerdasan musical terkait dengan pengolahan nada dan irama menjadi karya musik.
                       5.  Kecerdasan kinestikjasmani terkait dengan kreatifitas dan prestasi keolahragaan.
                       6.  Kecerdasan antarpribadi terkait dengan kemampuan untuk bekerjasama dengan orang lain.
                       7.  Kecerdasan intrapribadi terkait dengan kemampuannya mengendalikan daya pikir dan emosinya dalam mengakses berbagai informasi dan potensi yang bermanfaat.
4.   Tuliskan ciri ragam bahasa ilmiah ?
      Jawab    :  a.  Struktur kalimat jelas dan bermakna lugas
                       b.  Struktur wacana bersifat formal, mengacu pada standar konvensi naskah
                       c.  Singkat, berisi analisis dan pembuktian, menyajikan konsep secara lengkap
                       d. Cermat dalam menggunakan unsur baku istilah/kata, ejaan, bentuk kata, kalimat, paragraf, wacana
                       e.  Cermat dan konsisten menggunakan penalaran dari penentuan topik, pendahuluan, deskripsi teori, deskripsi data, analisis data, hasil analisis, sampai dengan kesimpulan dan saran.
                       f.  Menggunakan istilah khusus yang bersifat teknis dalam bidang tertentu
                       g.  Dapat diukur kebenarannya secara terbuka oleh umum.
                       h.  Konsisten dalam pembahasan topik.
5.   Jelaskan pengertian ragam bahasa berita ?
      Jawab    :  Ragam ini lazim digunakan dalam pemberitaan.Bahasa berita menyajikan fakta secara utuh dan objektif. Untuk menjamin objektifitas berita, penyaji perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
                       a.  Tidak menambah atau mengurangi fakta yang disajikan.
                       b.  Tidak mengubah fakta berdasarkan pendapat penyaji.
                       c.  Tidak menambah tanggapan pribadi.
                       d. Tidak menggunakan perasaan suka atau tidak suka.

BELAJAR BAHASA INGGRIS


Personal Pronoun
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeoGfk7K-g9Z4MbALIpHQWohTAX7zLpdbpaSpmn6PYj6Wq0PDuomrQSPDZWVK5aerH84Aot8vBGZajeVPinA62L3lvCBoXlVjIPEAvPYXMnzVBuha34wnUszFkZPJXPhV7bx1VMkUaJsk/s200/FD4_personalpronouns.jpg
Sekarang kita akan membahas mengenai  Personal Pronoun (Kata Ganti Orang). Personal Pronoun  adalah kata yang digunakan untuk menggantikan orang, benda, binatang atau hal lainnya.
Personal Pronoun bisa digunakan sebagai Nominative (Subjek), Accusative (Objek), Possessive Adjective (Kata Sifat Kepemilikan) dan Possessive Pronoun (Kata Ganti Pemilik).
SUBJECT
OBJECT
POSSESSIVE
ADJECTIVE
POSSESSIVE
PRONOUN
I
ME
MY
MINE
YOU
YOU
YOUR
YOURS
THEY
THEM
THEIR
THEIRS
WE
US
OUR
OURS
HE
HIM
HIS
HIS
SHE
HER
HER
HERS
IT
IT
ITS
Its

Kata Ganti Sebagai Subjek
I
Orang Pertama Tunggal (Aku)
You
Orang Kedua Tunggal (Kamu)
He
Orang Ketiga Tunggal (Dia untuk laki-laki)
She
Orang Ketiga Tunggal (Dia untuk wanita)
It
Orang Ketiga Tunggal (Dia untuk benda dan binatang)
We
Orang Pertama Jamak (Kami/kita)
You
Orang Kedua Jamak (Kalian)
They
Orang Ketiga Jamak (Mereka, untuk orang, benda dan binatang)
Catatan: Kata ganti sebagai subjek ini diletakkan di awal kalimat.
Untuk lebih jelasnya, bisa diperhatikan contoh-contoh dibawah ini:
Toni is a student.                                  He is a student.
Ayu is clever.                                       She  is clever.
Toni and Ayu are smart.                      They are smart.
You and Roy are sleepy.                     You are sleepy.
My mother and I are in WTC.            We are in WTC.         
The cat is funny.                                   It is funny.
The cats are funny.                                They are funny.

 Kata Ganti Sebagai Objek
 
:
SUBJECT
OBJECT
I
ME
YOU
YOU
WE
US
THEY
THEM
HE
HIM
SHE
HER
IT
IT

Personal Pronoun sebagai objek terletak setelah verb (kata kerja) dan setelah preposition (kata depan).

Contoh;
Beni loves Bebi            .                       Beni loves her.
I box Brian everyday.                          I box him everyday.
They know Toni and me.                     They know us
We help our parents every morning.     We help them every morning.
I hate the dog                                       I hate it

Possessive Adjective
 
.
I
MY
My pen
YOU
YOUR
Your pen
THEY
THEIR
Their pen
WE
OUR
Our pen
HE
HIS
His pen
SHE
HER
Her pen
IT
ITS
Its pen

Pronoun sebagai Possessive Adjecive diletakkan didepan Noun (Kata Benda) untuk menunjukkan kepemilikan. Apabila  kita inginn menunjukkan milik tidak menggunakan kata ganti (pronoun) tetapi menggunakan nama atau kata benda, maka  digunakan apostrophe (tanda ‘) ditambah s dibelakang nama atau kata benda tersebut.
Tetapi jika benda tersebut plural dengan menambahkan “s”  cukup ditambah dengan tanda apostrophe (tanda ‘) saja.

Example:
Toni’s book (buku Toni)
Shinta’s book
My parents’ house
The children’s mother

 Possessive Pronoun (Kata Ganti Pemilik)
SUBJECT
POSSESSIVE
PRONOUN
ARTI
I
Mine
Milikku
You
Yours
Milikmu
They
Theirs
Milik mereka
We
Ours
Milik kami / kita
He
His
Milik dia pria
She
Hers
Milik dia wanita
Examples:
My book
 is the black one.                   Mine is the black one.
His wife
 is beautiful.                             His is beautiful.
They like
 her eyes.                              They like hers.
He bought
 his bike yesterday.              They bought his yesterday.

Determiners
Determiners adalah kata-kata yang digunakan untuk menerangkan/memperjelas/menjelaskan kata benda.
Ada banyak macam determiners, antara lain:



1.
 Artikel (a, an, dan the)
2.
 Demonsttrative (this, these, that, those, etc)
3.
 Possessives , misalnya: my, your, her, his, their, our, its, my parents', whose, dll.
4. Quantifier: A few, a little, much, many, some, any, each, every, dll.
5.
 Number/angka: one, two, three, dll.
6. Ordinal number/bilangan bertingkat: 1st, 2nd, 3rd, dll.

Article in English

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqxyt_P28SPWOlsrs2i7cbhqoyDCvVhSdmdOdO3ifKlVzB_3CuxzSL_Iottz2LSj5_Nbjb8CNlLSB2KjGenK9U24swQS_VK5XWuvtJRycvvv7mVSWkNefRFxDPwMaSSOdFw8OPW82DC4M/s200/bigarticle.jpg
Sering kali kita meremehkan penggunaan artikel, mungkin salah satu  sebabnya adalah karena penggunaan artikel itu sering kali membingungkan. Apalagi sering timbul pertannyaan “perlu gak ya kita memasukan artikel di depan kata benda (noun)?” pada dasarnya artikel berfungsi untuk menunjukkan seberapa khusus atau seberapa umum sebuah kata benda. Ada tiga jenis artikel, yaitu: the, a/an, dan satu lagi adalah yang tidak memiliki article (zero article). Untuk memahami penggunaan artikel tidaklah mudah, Dengan belajar berangsur-angsur dan membacanya berulang-ulang, mudah-mudah kemampuan bahasa Inggris kita berkembang dan dengan mudah kita memahami penggunaan artikel dalam bahasa Inggris.
Berikut ini penjelasan mengenai macam-macam artikel dalam bahasa Inggris;

I. Artikel A dan AN

Dalam bahasa Inggris, artikel A dan AN di sebut juga Indefinete Article. Sebagai article, ‘ a ‘ dan ‘ an ‘ bisa berarti sesuatu/sebuah/seekor/seorang dst. Arti dari artikel tersebut tergantung pada kata benda sesudaahnya. 

           an apple   = sebuah apel
a lady      = seorang wanita
a cat       = seekor kucing
a leaf      = sehelai daun, dst.
an hour   = sejam (satu jam)

Penggunaan A dan AN

Perlu diingat bahwa artikel a dan an hanya dapat diikuti oleh singular nouns (benda tunggal), dan tidak boleh diikuti secara langsung oleh uncountable noun (benda yang tidak dapat dihitung).

Contoh: 
 I am looking for a sugar.
 She has a water.
 My father need a salt.

Kita ketahui bahwa sugar, water dan salt adalah uncountable noun,maka kalaimat-kalimat di atas salah jika kita meletakan artikel sebelum kata benda tersebut. Kalimat yang benar adalah: 

I am looking for sugar.
           She has water.
           My brothers need salt.

Telah disebutkan di atas bahwa artikel A dan AN disebut juga Indefinite Article.Indefinite berarti sesuatu yang tidak tentu/sesuatu yang tidak pasti, dengan kata lain masih umum dan belum spesifik.
Contoh: 

            I have a book at home. (saya mempunyai sebuah buku di rumah)

jika anda mengatakan “a book” berarti lawan bicara anda tidak mengetahui buku apa yang anda punya, karena pastinya banyak jenis buku di rumah anda. Berarti makna yang bisa diambil adalah masih bersifat umum, belum spesifik buku apa dan buku yang mana yang anda maksud. 

Kesimpulan: 

Article
Meaning (makna)
Pemakaian
A atau An
General idea (bermakna umum dan tidak spesifik)
1. Di gunakan ketika benda tersebut ada banyak, dan anda tidak mengetahui benda yang mana yang di maksud dan tentunya benda yg di maksud tersebut hanya satu/tunggal tetapi anda tidak mengetahui yang mana benda tersebut.

Contoh: Andy will bring a book tomorrow (Andy akan membawa sebuah buku besok). Pada contoh ini kita mengetahui bahwa Andy akan membawa sebuah buku, dan kita tidak mengetahu sebuah buku yang mana yang akan dia bawa.

2. Digunakan ketika benda tersebut banyak (ada banyak benda) dan anda tidak peduli benda yang mana yang anda maksud. (hehe agak bingung ya.. perhatikan contoh di bawah ini untuk memahaminya!)

Contoh: An Artist must have good behavior. (Seorang artis harus mempunya tingkah laku yang baik).

Pada contoh ini kita hanya menyebutkan “an artist” berarti hanya “satu artis”, dan kita ketahui di dunia ini ada banyak artis, dan anda hanya menyebutkan “an artist” karena anda tidak peduli artis yang mana yang anda maksud. Kembali lagi ke makna artikelnya yang tidak spesifik atau masih general (umum).


2. Perbedaan pemakain A dan AN
A dan AN
AN
AN  digunakan di depan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruf/bunyi vocal (a,i,u,e,o)
A
A digunakan di depan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruf atau bunyi konsonan.
Hati-hati dengan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruh “H” dan  “U”

Penjelasan;

A digunakan di depan kata-kata yang dimulai dan berbunyi huruf konsonan, seperti b, c, d, g, p,dst.
Contoh:  a book, a chair, a table.

An digunakan di depan kata-kata yang dimulai dengan huruf/bunyi vokal seperti a, e, i, o, atau u. Misalnya: an apple, an orange, an egg,  an umbrella. 

An juga bisa digunakan di depan kata-kata yang dimulai dengan huruf “h” tetapi huruf “h” tersebut berbunyi “a” misalnya : kata “hour, honest dll” jadi kita tidak boleh membuat “a hour” tetapi “an hour” yang artinya “sejam”, “an honest man” bukan  “a honest man” yang artinya “seorang laki-laki yang jujur”.

Selain “h”, “u” juga perlu diperhatikan, walau huruf pertama dari kata tersebut “u” tatapi tidak selalu menggunakan artikel “an”. Jika “u” pada kata tersbut tidak berbunyi vocal melainkan konsonan maka artikelnya adalah “a”. 

Contoh: “a university” bukan  “an university”

Karena “u” pada kata tersebut berbunyi “Ju:” berbeda dengan “umbrella” yang berbunyi “^m’brelÉ™” oleh karena itu kita harus menggunakan “an” yaitu mennjadi “an umbrella”.

II. Artikel THE

Artikel THE dalam bahasa Inggris disebut juga DEFINITE Article. Definite berarti pasti/tentu/jelas. Artikel ini digunakan untuk sesuatu yang khusus atau spesifik.

Contoh: open the door!
            Cut the cake!
            I love the girl.

Pada contoh kalimat di atas, artikel THE menunjukan bahwa benda itu spesifik, baik pembicara dan lawan bicara sudah mengetahui benda yang di maksud. Jika mengatakan “close the door!” berarti pembicara dan lawan bicara sudah mengetahui pintu yang mana yang harus ditutup. “cut the cake!” berarti sudah mengetahui kue mana yang harus dipotong. 

Catatan: Artikel THE juga bisa diletakan  sebelum kata benda jamak (Plural nouns), misalnya: The students, the books, the cars. 

III. Zero Article

Zero article umum digunakan apabila sesuatu tidak bisa dibedakan apakah termasuk definit (pasti) atau indefinit (tidak tentu), dengan kata lain zero artikel adalah peniadaan artikel sebelum kata benda tersebut.
Zero article digunakan di depan kata benda jamak yang dapat dihitung. Misalnya:
·                     I like monkeys. I like a monkeys.
·                     Stars are beautiful. A stars are beautiful.
Zero article digunakan di depan kata benda tunggal yang tidak dapat dihitung. Misalnya:
·                     I like juice. I like a juice
·                     English is fun. The English is fun
Zero article digunakan di depan kata benda khusus/diri (proper noun). Misalnya:
·                     My name is Tom. My name is a Tom.
·                     I Live in Indonesia. I Live in a Indonesia.
Selesai sudah penjelasan mengenai artikel, semoga bermamfaat. Jika teman-teman suka akan materi-materi yang telah saya sampaikan, bisa follow blog ini, cara paling gampang adalah lewat FB sehingga semua materi-materi yang baru bisa anda ketahui karena terlampir pada beranda facebook anda. Selamat belajar…good luck.

Possessive Adjective
Possessive adjective adalah kata sifat  yang menerangkan  kepemilikan.
Cara pemakaian possessive adjective adalah: Possessive ajective + noun

Subejct              Possessive Adjective


I                        My                    
 
You                   Your
we                     our
they                   their
she                    her
he                     his
it                       its

contoh:
my book (buku saya)
your pen (pena kamu)
our bag  (tas kita)
their parents (orang tua mereka)
her dog (anjingnya)
his cat  (kucingnya)
its food (makananya)

kata benda yang dimasukan sesudah possessive adjective bisa berbentuk tunggal/singular, jamak/plural, benda yang bisa dihitung/countable nouns, atau benda yang tidak bisa dihitung/uncountable noun.
Possessive adjective adalah termasuk jenis kata sifat, karena possessive adjective menjelaskan kata benda sesudahnya. Sebenarnya  posessive adjective digunakan untuk mengganti possessive noun ketika referencenya diketahui dengan jelas. perhatikan contoh di bawah ini;

Toni's book   -        His book
Shinta's book - her book
The children's book - their book.

Kata "toni's book" adalah possessive noun, dan bisa diganti dengan possessive adjective "his book". ketika anda dan lawan bicara anda mengatakan "his book" berarti anda dan lawan bicara anda telah mengetahui bahwa buku itu milik Toni walau tidak menggunakan possessive noun (Toni's book).

untuk membuat possessive nouns, kita harus menambahkan " 's/' " setelah nama

Toni's book
Robi's pen
 
My mother's house
The children's teacher
My parent's stove

Apabila membuat possessive noun dengan menggunakan nama orang yang berakhiran "s", maka bisa menambah " 's ". contoh:

Charles's house
Denis's pen
Jika benda tersebut berbentuk jamak dengan menambahkan "s", untuk membuat possessive nounnya yaitu dengan " ' " saja, bukan  " 's"
contoh:

My sisters' book
The parents' house
The cats' food
The students' teacher

Jika benda tersebut berbentuk jamak yang tidak beraturan/ irrigular plural nouns, maka kita harus menambahkan " 's "

contoh:
the children's teacher
the men's pen
the women's parents
people's food
the mice's cage

Contoh lainya:

Dina's pencil    =  her pencil
John's wife     =  his wife
The students' teacher = their teacher
Chris's pen    = his pen
The mice's cage  = their cage
The cat's food    = its food
Toni's and Robi's book = their book

Contoh dalam kalimat

Toni
 and Joe are in the bedroom. Their mother is cooking in the kitchen.
I
 do not bring my book.
Do
 you love your mother?
Anton
 hates his cat.
Toni
 and Tono sleep in their cousin's house.
Toni's
 bag is new.
The
 teacher's students are lazy.
Object Pronouns
Objek adalah hal, perkara, orang, atau benda lainnya yang menjadi sasaran subjek atau yang dikenakan pekerjaan.

contoh:
I eat the
 candy.

Pada kalimat di atas "candy" berperan sebagai objek, karena "candy" lah yang menjadi sasaran subjek untuk dimakan.
Dalam bahasa Inggris kita mengenal adanya object pronoun/kata ganti objek;

Subject                                
 Object
I                                              me
You                                        You
we                                          us
they                                       them
she                                        her
he                                          him
it                                            it


a cat                                     it
cats                                      them
a book                                 it
books                                  them
John                                    him
Rina                                     her
John and Rina                    them

Contoh:

You love
 Rina.= You love her.
Rina likes
 John.=Rina likes him.
The men kill the
 cat .=The men kill it.
They buy pizza for their
 borthers.=They buy pizza for them.
I hate my
 sister.= I hate her.
Tomi gave the candies to the
 students.=Tomi gave the candies to them.

Perhatikan contoh-contoh di atas! jika objek pada kalimat tersebut terdiri dari banyak orang yaitu berbentuk jamak/plural, maka bisa diganti dengan objek pronoun yaitu "them". Jika objek pada kalimat tersebut seorang wanita maka bisa diganti dengan "her", dan "him" jika objek pada kalimat tersebut seorang laki-laki. Apabila objek pada kalimat seeokor binatang maka bisa diganti dengan object pronoun "it", jika binatang/tumbuhan yang menjadi objek tersebut jamak/plural, maka bida diganti dengan object pronoun "them". Semoga berguna. Terima kasih

Adjectives
Apa kabar teman-teman belajar bahasa Inggris online? malam ini malam minggu saya yakin banyak yang sibuk nih.,, jika tidak ada kegiatan bisa baca document terbaru ini yaitu penjelasan mengenai adjecitve.
Adjective dalam bahasa Indonesia disebut juga kata sifat. Dalam bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia fungsi dari adjective adalah menjelaskan kata benda (nouns) atau pronouns (kata ganti).

Contoh:
ugly
 girls
a
 clever boy
stupid
 women
I am
 tall.
They are
 short.
Perhatikan contoh-contoh di atas! Semua kata yang dicetak tebal adalah adjective. Kata "clever" menjelaskan noun "boy", kata "stupid" menjelaskan noun "women", kata "tall" menjelaskan subject pronoun "I", kata "short" menjelaskan subject pronoun "they".
 
Adjective bisa diletakkan sebelum kata benda/noun dan juga bisa diletakkan setelah "to be" baik itu "is, am , are, was, were, been, be"
Contoh:
Setelah to be
Shinta is sleepy.= Shinta ngantuk.
My mother is beautiful.= Ibuku cantik.
We are tired.= kami capek.
They are cool.= Mereka keren.
Pada kalimat-kalimat di atas, jika teman-teman tidak memakai "to be' maka kalimat tersebut salah.
Shinta sleepy (kalimat ini salah)
My mother beautiful (kalimat ini salah)
Mengapa kalimat tersebut jika di hilangkan to be nya salah? karena jika kita tidak meletakkan "to be" maka kalimat tersebut tidak mempunyai kata kerja. Teman-teman harus ingat selalu bahwa dalam bahasa Inggris yang namanya kalimat itu harus ada Subjek dan verb nya. Jika tidak ada verb ataupun subjek maka itu bukan kalimat. Sekarang mari kita analisa kalimat ini:
Shinta sleepy
------ -------
Subjek adjective

Pada kalimat di atas tidak ada kata kerjanya bukan, mangkanya salah, oleh karena itu kita harus masukan "to be" dan fungsi "to be" pada kalimat itu sebagai kata kerja.
Adjective diletakkan sebelum kata benda
I love the
 tall girl. = Saya mencitai gadis yang tinggi itu.
Toni bought a
 new car.= toni membeli sebuah mobil baru.
They live in a
 big city.= Mereka tiinggal di sebuah kota besar.
Pada contoh di atas, semua kata sifatnya diletakkan sebelum kata benda yang dijelaskan oleh kata sifat tesebut. Teman-teman bisa lihat bahwa posisi kata sifat dalam bahasa inggris dan bahasa Indonesia berbeda.
a new car ("new" diletakkan sebelum "car"
sebuah mobil baru (kata "baru" diletakkan setelah kata "mobil)
Jadi penempatan kata sifat dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia sesuat penjelasan di atas berbeda.
Berikut ini macam-macam kata sifat dalam bahasa Inggris:
·                     Numeric: six, one hundred and one
·                     Quantitative: more, all, some, half, more than enough
·                     Qualitative: colour, size, smell etc.
·                     Possessive: my, his, their, your
·                     Interrogative: which, whose, what
·                     Demonstrative: this, that, those, these
 Catatan: Artikel "a,an dan the" juga bisa berfungsi sebagai adjective begitu juga denga possessive adjective (my, your, our, her, his, their, its).

Verbs
Good morning, Do you know what time it is? It's 01:45AM now. I went to bed early.... I do not know why I get up and it's hard to sleep again. I decided to make this document...Now, The topic is about verbs. This topic has so many branches because there are so many kinds of verb. But the main point is you must know what verbs are after reading this document. 
Verbs/kata kerja dalam bahasa Inggris itu banyak sekali ada ribuan bahkan jutaan. Dari sekian banyak verb tersebut, untuk lebih mudah memahaminya, mereka dibagi menjadi berberapa jenis, yaitu:

1. Transitive and intransitive verbs
2. Linking verbs
3. Dynamic and stative verb.
4. Regular dan Irregular verbs.
5. Helping verbs
Untuk helping verb dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu: Primary helping verbs dan modal helping verbs.
Untuk lebih jelasnya saya akan menjelaskan satu persatu.
A. Transitive and Intransitive verbs.
Transitive verbs
Kata kerja Transitive adalah kata kerja yang memerlukan objek. Misalnya: "find". Jika kita membuat kalimat dengan menggunakan kata "find" maka kita memerlukan objek, jika kita tidak memasukan objek setelah kata "find" maka makna kalimat itu akan rancu. "I find...". Jika tidak memakai objek, lawan bicara akan bertanya "menemukan/mendapatkan apa?" oleh karena itu perlu objek agar jelas, misalnya: I find much money on the street. (Saya menemukan banyak uang di jalan). Menemukan apa? banyak uang. Dari penjelasan singkat ini semoga teman2 paham apa itu transitive verbs.
Berikut ini daftar kata kerja transitive:
send, contain, verify, asses, saw, watch, speak, hear, give, try, push, etc. (teman-teman bisa tambah sendiri contoh-contohnya)
Intransitive verbs
Kata kerja intransitive adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek secara langsung. Contoh: dance, get up, wake up, have dinner/lunch/breakfast, go, arrive, etc.
 
B. Linking verbs
Linking verbs adalah verba penghubung yang menghubungkan subjek dengan complement (pelengkap) yang menerangkannya, bisa noun complement atau adjective complement. Sering digunakan untuk menggantikan to be dan dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra (look, sound, smell, feel, taste) atau keadaan (appear, seem, become, grow, turn, prove, remain, keep, stay, go, run). Linking verbs juga dikenal dengan istilah copulas atau copular verbs.
 
Contoh dalam kalimat:
- I feel happy.
- I keep health.
- The soup smells good.
- This food tastes delicious.
- She looks very beautiful.
- The music sounds slow.
- He becomes old.
- The traffic lights turned green and I pulled away.
- He became recognized as the leading authority on the subject.
- His face turned purple.
- She became older.
- The dogs ran wild.
- The milk has gone sour. - The crowd grew ugly. Linking verbs selalu intransitive (tetapi tidak semua intransitive verbs adalah linking verbs).
 
To be juga disebut linking verbs, seperti pada contoh berikut ini:
- The crew’s mission is to create the best topographic map of Earth.
- The solution was judges who would mete out longer prison sentences. - Leonardo said, “I am the king of the world.”
 
Tetapi to be juga tidak selalu berperan sebagai linking verbs, contoh:
- Nyoko was crossing a bridge when the earthquake hit. - Margaret Ann was feeling tired.
C. Dynamic dan stative verbs
Beberapa kata kerja adalah kata kerja yang berupa aktifitas yang dapat dilihat secara nyata dan tidak abstrak, nah...kata kerja itu disebut juga dynamic verb. misalnya. Watch (nonton), sweep (menyapu), eat (makan), sing (bernyanyi),etc. Ada kata kerja yang tidak berupa aktifitas tetapi ia termsuk kata kerja, maksudnya di sini adalah kata kerja tersebut abstrak/tidak bisa dilihat oleh pancaindra akan tetapi bisa dirasa dan mereka adalah stative verbs Misalnya: Love, like, belong to, see, hear, sound, consist of, need, include, resemble, seem, wish, prefer, be, impress, etc. (untuk artinya cari di kamus ya..)
D. Regular and Irrigular verb
Jenis kata kerja ini paling gampang untuk dipahami, tinggal buka kamus di rumah. Biasanya ada di bagian akhir atau di bagian tengah kamus tersebut ada daftar kata kerja regular dan irregular. Silahkan cek sendiri. Yang terpenting adalah, jika kata kerja tersebut regular, berarti dari bentuk 1 ke bentuk 2 dan 3 tinggal menambahkan "d/ed". Tetapi jika kata kerja tersebut irregular perubahan bentuknya tidak teratur, terkadang dari bentuk 2 ke 3 itu berbeda dan bahkan ada yang sama. Pada punya kamus bukan, cek sendiri ya...
E. Helping verbs
Helping verbs dibagi menjadi 2, yaitu modal helping verbs dan primary helping verb
Modal helping verbs
Nama lain dari modal helping verbs adalah modal auxiliary verb. Mereka antara lain:
will/would, shall/should, can/could, must/might, have to dan has to/had to, ought to.
Perlu diingat bahwa jika kita ingin memasukan kata kerja setelah modal ini, haruslah kata kerja bentuk 1 (dalam kalimat aktif). Jika dalam kalimat (passive) tambah saja "be" lalu masukan kata kerja bentuk ke 3.
 
Contoh:
I have to eat the candy. (aktif)
The candy has to be eaten by me. (pasif)
She can sing the song.(aktif)
The song can be sung by her.(pasif)
Primary helping verbs
Mereka adalah:
be (is, am, are, was, were, been), do, dan have.
Ingat bahwa be, do, have/has bisa berfungsi sebagai kata kerja utama dan juga kata kerja bantu.
 
Contoh:
I am a student. ("am" di sini sebagai kata kerja utama)
I am sitting. ("am" di sini sebagai kata kerja bantu.)
I do my homework. ("do" di sini sebagai kata kerja utama)
I do not understand. ("do" di sini sebagai kata kerja bantu)
I have a car. ("have" di sini sebagai kata kerja utama)
I have lived in Jambi since 1990. (have di sini sebagai kata keja bantu.)
NOte:
 
be sebagai kata kerja bantu dipakai pada 
present/past continuous tense tense dan dalam kalimat passive, Have/Has sebagai kata kerja bantu dipakai dalam present pefect tense. Do/does sebagai kata kerja bantu dipakai dalam simple present tensekalimat tanya dan negatif. 


Wahhh ngantuk saya datang lagi nih...I wanna go to bed...bye.

Date

Materi kali ini adalah mengenai Taggal. Berikut ini penjelasannya:
Bahasa Inggris British
Hari biasanya dituliskan sebelum bulan. Kita bisa menambahkan akhiran bilangan bertingkat (st, nd, rd, atau th). Preposisi of sebelum bulan biasanya dihilangkan. Kita bisa memasang tanda koma sebelum tahun, tetapi ini tidak umum lagi dalam bahasa Inggris British.
Contoh: 5(th) (of) October(,) 2004

Bahasa Inggris Amerika
Dalam bahasa Inggris Amerika kita juga bisa menuliskan tanggal hanya dengan menggunakan angka. Bentuk yang paling umum adalah: 5/10/04
Perlu diperhatikan bahwa 5/10/04 biasanya berarti tanggal 5 Oktober 2004 dalam bahasa Inggris British, dan dalam bahasa Inggris Amerika bisa berarti tanggal 10 Mei 2004. Untuk menghindari kerancuan ini, anda harus mengeja bulan atau menggunakan singkatan.

Tanggal dalam bahasa Inggris lisan

Jika kita menempatkan hari sebelum bulan, gunakan the sebelum hari dan preposisi of sebelum bulan.
5 October 2004 = The fifth of October, Two thousand and four 

Jika kita menempatkan bulan sebelum hari, gunakan the sebelum hari (bahasa inggris British) atau the bisa dihilangkan (bahasa inggris Amerika).
October 5, 2004 = October (the) fifth, two thousand and four 
Cara mengucapkan tahun
Mulai tahun 2000 ke atas, tahun dieja seperti bilangan biasa.
2000 = two thousand
2003 = two thousand and three
Untuk tahun 2000 ke belakang, tahun dieja berbeda: dua angka pertama adalah satu bilangan dan dua angka terakhir adalah satu bilangan. Kedua satuan bilangan ini bisa digabungkan dengan hundrend and, yang sebenarnya hanya perlu jika dua angka terakhir adalah 00 sampai 09.
1999 = nineteen ninety nine
1998 = nineteen ninty eight
1806 = eighteen hundred and six/eighteen oh six
Jika kita ingin menggunakan tahun tanpa tanggal pasti, gunakan preposisi in:
I was born in 1972
Jika kita ingin menggunakan tahun dengan tanggal dan bulan, gunakan preposisi "on"misalnya: I was born on October, 5, 1985

Kesimpulan:
Format
British: Day-Month-Year
American: Month-Day-Year
A
the Fourteenth of March, 2011
March the Fourteenth, 2011
B
14th March 2011
March 14th, 2011
C
14 March 2011
March 14, 2011
D
14/3/2011
3/14/2011
E
14/3/11
3/14/11
F
14/03/11
03/14/11

Countable Nouns dan Uncountable Nouns
Pengetahuan tentang Countable dan Uncountable nouns sangat penting. Berikut ini penjelasannya dan disimak baik-baik ya..
1. Countable Nouns (Benda yang dapat dihitung)
a.             Benda tersebut bisa dihitung secara langsung, misalnya ‘pen”.  Kita bisa mengatakan 1 pen, 2 pens, 3 pens.
b.            Benda tersebut dapat dibuat jamak atau menjadi plural noun.
c.             Dapat ditambahkan artikel "a" ataupun "an".
Contoh Countable Nouns:

·                     Pen
·                     Book
·                     Table
·                     Chair
·                     Pencil, dst.

Kata “pen” bisa kita katakan “a pen” (singular)  dan juga bisa dirubah menjadi “pens” (plural). Bila countable noun tersebut singular, maka harus memakai artikel “a/an/the”.
Contoh:

I have pen.
I have a pen.

My mother has apple.
My mother has an apple.

They have book.
They have one book.


2. Uncountable Nouns (benda yang tidak dapat dihitung)

     Benda yang  tidak dapat dihitung  mempunyai ciri2 antara lain:

a.             Benda yang tidak dapat dihitung tidak bisa kita hitung secara langsung. Misalanya “water”, tidak bisa menjadi “1 water, 2 water, 3 water’
b.            Biasanya benda ini tidak bisa dibuat jamak.
c.             Tidak bisa di tambahkan artikel “a” ataupun “an”.
Contoh Uncountable Nouns:
·                     Water (air)
·                     Salt (garam)
·                     Sugar (gula)
·                     Oil (minyak)
·                     Sand (pasir)
·                     Pepper (merica)
·                     Pudding, dst
kata benda yang tidak dapat dihitung sering menunjuk pada benda-benda yang sifatnya tidak sendiri, dan abstrak. Sebagai contoh sugar (gula) bukan merupakan benda yang sifatnya sendiri, nasi ditemukan dalam kumpulan dari ratusan biji-biji kecil. Love (cinta) dan sadness (kesedihan) adalah hal yang abstrak, tidak memiliki wujud fisik.

Plural and Singular nouns
1. Singular Noun 

Ketika benda itu hanya satu, maka benda itu singular atau tunggal. misalnya; a boy. a girl, a book, the pen.
Jika kata benda tersebut singular, maka di dalam kalimat harus memakai article "a, an, atau the" atau di masukan kata "one".
misalnya: a book, an apple, one book, one pencil, the table.
untuk penjelasan apa itu article, 
KLIK DI SINI

2. Plural Noun 

Jika benda tersebut lebih dari satu maka benda tersebut di katakan Plural atau jamak. misalnya; boys, 2 books, the pens.

Di dalam bahasa Inggris, jika ingin merubah benda dari Singular ke Plural ada beberapa aturan;

a. Dengan menambah "s"

Misalnya:   "book" menjadi "books"
                "pen"   menjadi "pens"
                "boy"   menjadi "boys"

b. Dengan menambah "es"
   
 
Jika kata benda tersebut diakhiri dengan hufur "s, z, X, sh, dan ch" maka bentuk jamaknya di tambah   dengan "es".

Contoh: dish             dishes
            watch          watches
            buzz            buzzes
            box             boxes

3. Kata benda yang huruf terakhirnya "y" dan di dahului oleh konsonan maka cara membentuknya menjadi jamak adalah dengan merubah "y" menjadi "ies".

contoh:  lady           ladies
            city            cities
            army          armies

catatan:
jika kata benda yang berakhiran "y" dan di dahului oleh huruf vokal maka tinggal menambahkan "s" saja, dan jangan merubah "y" menjadi "ies".
Contoh: boy            boys
            day            days


4. Kata benda yang huruf terakhirnya "f" atau "fe", maka dirubah menaji "ves".
contoh: leaf            leaves
           wife           wives
           knife          knives
           wolf          wolves
           proof         prooves

catatan: tetapi ada beberapa kata benda yang berakhiran "f'  dan kita bisa dengan hanya menambahkan "s" saja. misalnya;
          chief             cheifs
          grief             griefs
          hoof             hoofs
          roof             roofs
          mischief       mischiefs
          kerchief       kerchiefs

5. Irregular Plurals

Irregular plurals berarti kata benda yang singgular dan dalam bentuk pluralnya tidak ditambah "s" atau "es". misalnya;

         man             men
         woman        women
         foot             feet
         mouse         mice
         child           children
         louse           lice
         goose         geese
         ox              oxen
         tooth          teeth

catatan:

ada beberapa kata benda yang tidak ada bentuk jamaknya. kata-kata benda tersebut adalah;

       scissors, oats, tongs, dregs, trousers, pinchers, bellows, shears, mumps, victuals, tweezers, measles.

Noun (Kata Benda)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBfs8a05ujvNBJIqLi2Sn_YHEPffRzp4W-qVKokhW5_yxDnRHggm9FYYcGwM19mUMf1SaJeAesVMbDv19b24gszFb5ajK_5x6WOaWUgIpm8wB3ubyBlPKxSvdaMXzS_ONyZaE3N0x3ne0/s200/noun.jpg

Noun atau kata benda adalah kata yang mengacu kepada nama orang (name of person), nama tempat (name of place), dan nama benda (things), dan juga ide (idea).
Ada beberapa macam jenis kata benda dalam bahasa Inggris, yaitu;  Proper nouns, Common Nouns (kata benda umum), Collective Nouns (kata benda kolektif), Compound Nouns (kata benda majemuk) dan lain sebagainya. 





Berikut ini penjelasan jenis kata benda tersebut dan beserta contohnya;

1. Common Noun
           
            Yang termasuk dalam jenis ini adalah manusia , tempat atau benda yang tidak spesifik. Contoh; Man, Mountain, state (Negara), Building (nama-nama gedung), cat (kucing).
           
            Kita tau bahwa Moutain (gunung)  di dunia ini banyak sekali, jika tidak di sebutkan nama gunungnya atau tidak spesifik, maka kata gunung tersebut merupakan Common Noun. Begitu juga State (Negara) dan yang lainnya.

2. Proper Noun

            Proper noun ini adalah lawan dari common noun, dimana proper noun adalah nama yang spesifik dari orang, tempat, dan juga benda yang lainya.
Contoh: Indonesia, America, Australia.
              Toni, Anton, Rika
              Gunun Bromo (Mount Bromo)
              WTC, BNI Bank

3. Kata benda abstrak (Abstract Noun)
           
            Yaitu kata benda yang tidak bisa dilihat dengan panca indra. Misalnya; Love (cinta), Air (udara), Happiness (kebahagiaan)

4. Concrete Noun (Benda yang bisa di lihat atau di tangkat dengan panca indra)
            Misalnya; Banana, house, book
5. Compound Noun (kata benda majemuk)
            Yaitu kata benda yang terbentuk dari gabungan 2 kata atau lebih
Misalnya: Sunlight, Tablecloth, photograph.
6. Singular Noun (kata benda tuunggal)
            Misalnya: a cat, a book, an apple
7. Plural Noun (kata benda jamak)
            Misalnya; Books, mice, cats,, people
8. Countable Noun (Kata benda yang bisa dihitung)
            Misalnya; Book, table, pen
9. Uncountable Noun (kata benda yang tidak bisa di hitung)
            Misalnya; Water, air, sugar.
10 Collective Noum (kata benda kolektif)
            Benda yang mengacu pada benda yang kolektif atau merupakan satu unit
Misalnya: Team, Group, Family, band, Village

How to Tell the Time
Dalam bahasa Inggris ada banyak cara untuk menyampaikan waktu/jam. Berikut ini cara-cara menyampaikan waktu dalam bahasa Inggris:

1.  Dengan cara mengucapkan jam terlebih dahulu baru diikuti dengan menitnya 
cara ini merupakan cara yang    paling mudah.Perhatikan contoh di bawah ini!
5:10 - Five Ten
6: 30 - Six Thirty
8: 45 - Eight forty-five
Untuk bilangan 0-09, kita bisa mengucapkannya dengan 'oh'
misalnya: 4:04 - Four (oh) four.

2. Dengan cara mengucapkan menitnya terlebih dahulu kemudian baru jamnya
Dengan cara ini, kita menggunakan past jika menitnya 01-30
Contoh:
4:10 - Ten past four (jam 4 lewat 10 menit)
7:20 - Twenty past seven (Jam tujuh lewat dua puluh menit)
11: 25 - Twenty five past eleven (jam 11 lewat 25 menit)


Gunakan to untuk menit 31-59
Contoh:
4: 35 - twenty five  to 5 (jam 5 kurang 25 menit)
7: 50 - Ten to eight (jam 8 kurang 10)
10: 40 - Twenty to eleven (jam 11 kurang 20)


Dalam bahasa Inggris 30 menit = half, 15 menit = a quarter
Contoh:
1: 15 - a quarter past one
4: 30 - half past four
3:45 - a quarter to four
6:30 - half past six
7:45 - a quarter to eight
Masih biingung? Kalau begitu perhatikan gambar berikut ini, semoga gambar di bawah ini bisa membantu!
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiLhOAizBxahbgx-nwxUfaAClkmqtLNKYDgdphCmvOXW_Ymtq1A74ulNIR8aitCQtCc3kRvSYHCJ5HlLfvucfiVOdifiKWPYKHCxSjRHRZNx57MKulgDEfqktZ0Ut3iW-6L-afF0x5oHJT/s400/time-clockkuuu.png


Pada gambar di atas dapat dilihat bahwa jika dari menit  01-30 adalah "past/lewat" jika dari menit 31-59 adalah "to". Jarum panjang menunjukan angka "3/9" sama dengan "a quarter". Jika jarum panjang berada pada angka 3 berarti " a quarter past......" jika berada pada angka  9 berarti " a quarter to ....".
Jika jarum panjang berada pada angka 6 sama dengan "half past ...." Jika jarum panjang berada tepat pada angka 12, kita bisa menggunakan "o'clock". misalnya: 7:00 ( seven o'clock), 5:00 (five o'clock).
Semoga penjelasan ini bisa dipahami.
Note: Dalam bahasa Inggris Amerika, kata "after" sering dipakai untuk menggantikan kata "past".
misalnya, 7:15 (a quarter after seven), 5:10 (ten after five), 7:30 ( half after seven). Kata "to" dalam bahasa Inggris Amerika juga sering diganti dengan kata "before/of". Misalnya: 5:45 (a quarter before/of six)

a.m. dan p.m.
a.m. dan p.m. sering dipakai dalam menyampaikan jam. a.m. (ante merediem) dipakai untuk waktu sebelum siang atau sesudah siang yaitu antara pukul 00:00 sampai pukul 12:00 siang. p.m. (post merediem) dipakai untuk waktu antara pukul 12:00 siang sampai 00:00. Untuk a.m. atau p.m. digunakan/ dirangkai berbarengan cara penyampaian waktu pada cara  ke 1 di atas. Bila kita tidak ingin menggunaka a.m. ataupun p.m., kita bisa menggungakan kata in the morning, in the afternoon,in the evening, atau at night. 
Contoh: 7:15 (a quarter past seven in the morning/ a quarter past seven in the evening).
Pertanyaan yang sering dipakai untuk menanyakan jam antara lain:
What time is it?
What's the time?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRKEE7zkfQBXT118Ryl4PA9XKDBlQzJ7eNMprEgw7tiBihwlQ4Bu3RAzgp6Qs5d9Tw0doDFz102hdtEChLq4oeQvmHir2gcrKlzJzG6H3nxz-twokFzSl64W6Jb6_ArSDqI36NbIc5pg0C/s1600/jam+1.jpg

 What's the time? It's a quarter past seven/ It's seven fifteen 





https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbo2qFvDQJKQG_40YnxUPMb1y6tSyIX1bRnxPbpgKbv8pFB8_N_WklSzLb8ahbuEKip3prTEK7csUNq6pdPGOokGmRAvXDOkfhzA5LMQWdYNrfbhUvDcTCnF4yMsipTRsqeZZmYwdPiLnk/s1600/jam+2.jpg


 What time is it? It's Three o'clock



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1cEJo9uAXB-AyTJrBAXh_MCNZpCEM8COv9JhAeo9s_OO2TOi66ZGMeG0oUUS0obI8XNEIm6_xFVwNj2QtmUaxRIjNefeO2LUQZxcwingpAd6ZOxU73voXwymU3EVe3T_-QxU54PL7wayP/s1600/jam+3.jpg



 What's the time? It's ten past ten



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirsAY3M8S4e8ttbe6E68aD7rW6XHMcSxXtKyR3txKn4qmI9S_2VWxooLTbkhDdLVBGdHDGs61RLL0inCgYT3yRwOD1eE2qGqlLAu2b9X-4jnsL17OSJ44dPsSlhsLOgZeJV9mCB-UdBwdt/s1600/jam+4.jpg

     What time is it? It's a quarter to one/ It's twelve forty-five





https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiEA6oZHNEwMxWL75bLC2F1Wh8r_sqd3ucAE3blyvT3YgXL4A6KE862nZ3GuecF1BTInZwbwAmSl338FgNhh1LMamyNRknIrhmTNMieU6CokTKJKjgVpXJdzpgLYp0Z8wVkW8SDJZD5QDv8/s1600/jam+6.jpg


   What's the time? It's five past five.